SMKN 1 Masbagik melaksanakan Program TAPSI 2026 pada Jumat, 17 Juli 2026 sebagai tindak lanjut dari pencanangan Program TAPSI oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat – Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si, yang dilaksanakan di SMKN 5 Mataram pada Rabu, 16 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan program propinsi NTB.

Program TAPSI di Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah Tanam Cabai dan Pengendalian Inflasi (atau secara lengkap sering disebut Gerakan TAPSI). Program ini merupakan bagian dari inisiatif ketahanan pangan dan pengendalian harga yang menyasar sekolah-sekolah di NTB.

Tujuan Program TAPSI

  • Mendukung upaya Pemerintah Provinsi NTB dalam mengendalikan inflasi, khususnya inflasi pangan yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga cabai.
  • Meningkatkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan sekolah dan pekarangan rumah untuk budidaya cabai.
  • Menanamkan karakter peserta didik yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan.
  • Memberikan pengalaman belajar nyata kepada siswa mulai dari menanam, merawat, memanen, hingga memanfaatkan hasil panen.
  • Mendorong kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan daerah.

Alasan Program TAPSI Dilaksanakan

  • Cabai merupakan salah satu komoditas yang paling sering menjadi penyumbang inflasi di NTB karena harganya mudah berfluktuasi.
  • Peningkatan produksi cabai melalui gerakan bersama di sekolah diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan saat permintaan meningkat.
  • Sekolah menjadi tempat yang strategis untuk membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya ketahanan pangan sejak dini.
  • Program ini mengintegrasikan pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, dan kewirausahaan ke dalam kegiatan pembelajaran.

Manfaat yang Ingin Dicapai

  • Bagi daerah: membantu menjaga stabilitas harga cabai dan mendukung pengendalian inflasi pangan.
  • Bagi sekolah: menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau, produktif, dan menjadi sarana pembelajaran berbasis praktik.
  • Bagi peserta didik: meningkatkan keterampilan bercocok tanam, rasa tanggung jawab, kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, serta jiwa kewirausahaan.
  • Bagi keluarga: mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan cabai sehari-hari sehingga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga.
  • Bagi masyarakat: memperkuat budaya gotong royong dan meningkatkan kesadaran bahwa pengendalian inflasi dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu menanam cabai.

Melalui Program TAPSI 2026, SMKN 1 Masbagik berharap dapat menumbuhkan budaya disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat kebersamaan di kalangan seluruh warga sekolah. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan hidup yang asri hijau berseri.

#SMKN1Masbagik #TAPSI2026 #NTBGemilang #GotongRoyong #SekolahBersih #SekolahSehat #SMKBisaSMKHebat

One thought on “SMKN 1 Masbagik Laksanakan Program TAPSI 2026 untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *